Senin, 08 Mei 2017

SEPUTAR BIOGRAFI




1.    PENGERTIAN

1.1    Definisi nominal
Istilah biografi berasal dari bahasa Yunani biographia, kemudian diserap ke dalam bahasa Latin dan Prancis sekitar abad ke-17, berarti "tulisan tentang hidup". Pengertian ini terbentuk karena istilah biografi merupakan gabungan dari kata bios (hidup) dan graphein (menulis). Biografi dapat juga berarti sebagai cerita tentang hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.
Definisi biografi jika ditinjau dari segi etimologi, kata biografi sendiri berasal dari bahasa yunani yang didasarkan pada kata bios yang berkmakna Hidup dan kata graphien yang bermakna tulis. Berdasarkan kedua kata tersebut dapat ditarik kesimpulah  bahwa definisi pengertian biografi menurut terminologi adalah riwayat kehidupan yang ditulis. Jadi Biografi adalah sebuah karya tulis yang berisikan cerita tentang riwayat kehidupan seseorang. Biografi biasanya dipublikasikan dalam bentuk buku, film, atau program televisi.

1.2    Definisi material
Biografi adalah kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang, biografi juga bercerita tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut. Biografi merupakan pengisahan secara artistik tentang kesadaran, tingkah laku, dan sikap seseorang. Dalam biografi tersebut dijelaskan secara lengkap kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua, bahkan sampai meninggal dunia. Semua jasa, karya, dan segala hal yang dihasilkan atau dilakukan oleh seorang tokoh dijelaskan juga. Teks biografi disusun oleh orang lain, bukan oleh diri sendiri.
Biografi, secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang. Biografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku. Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, tentunya, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik.
Biografi menganalisis dan menerangkan kejadian-kejadian dalam hidup seseorang. Lewat biografi, akan ditemukan hubungan, keterangan arti dari tindakan tertentu atau misteri yang melingkupi hidup seseorang, serta penjelasan mengenai tindakan dan perilaku hidupnya. Biografi biasanya dapat bercerita tentang kehidupan seorang tokoh terkenal atau tidak terkenal, namun demikian, biografi tentang orang biasa akan menceritakan mengenai satu atau lebih tempat atau masa tertentu. Biografi seringkali bercerita mengenai seorang tokoh sejarah, namun tak jarang juga tentang orang yang masih hidup. Banyak biografi ditulis secara kronologis. Beberapa periode waktu tersebut dapat dikelompokkan berdasar tema-tema utama tertentu (misalnya "masa-masa awal yang susah" atau "ambisi dan pencapaian"). Walau begitu, beberapa yang lain berfokus pada topik-topik atau pencapaian tertentu.
Biografi memerlukan bahan-bahan utama dan bahan pendukung. Bahan utama dapat berupa benda-benda seperti surat-surat, buku harian, atau kliping koran. Sedangkan bahan-bahan pendukung biasanya berupa biografi lain, buku-buku referensi atau sejarah yang memaparkan peranan subyek biografi itu.
Biografi adalah suatu kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan (non-fiction / kisah nyata). Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tangga lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang,tetapi juga menceritakan tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut yang menonjolkan perbedaan perwatakan termasuk pengalaman pribadi.
Pengertian biografi adalah suatu karya tulis yang kontennya memuat riwayat atau kisah tentang seseorang (Misal seorang tokoh). Teks biografi memang khusus di buat untuk menceritakan kisah riwayat hidup seseorang yang di anggap penting, menarik, unik, atau karna seseorang tersebut dianggap sebagai seorang tokoh penting oleh penulis. Definisi biografi yang lain adalah keterangan atau kisah perjalanan kehidupan seseorang bersumber dari kisah nyata.


2.    JENIS BIOGRAFI

Jenis biopgrafi bisa dibedakan berdasarkan:
2.1    sisi penulis
Jenis ini bisa dibedakan ke dalam beberapa golongan:
2.1.1   Autobiografi. yang ditulis sendiri oleh tokoh yang tercatat perjalanan hidupnya
2.1.2   Biografi. yang ditulis oleh orang lain, berdasarkan izin penulisan dibagi atas
2.1.3   Authorized biography, yaitu biografi yang penulisannya seizin atau sepengetahuam tokoh didalamnya
2.1.4   Unauthorized biography, yaitu ditulis seseorang tanpa sepengetahuan atau izin dari tokoh di dalamnya (biasanya karena telah wafat)

2.2    Isi
2.2.1   Biografi Perjalanan Hidup, Isinya berupa perjalanan hidup lengkap atau sebagian paling berkesan.
2.2.2   Biografi Perjalanan Karier, Isinya berupa perjalanan karir dari awal karir hingga karir terbaru, atau sebagian perjalanan karir dalam mencapai sukses tertentu.

2.3    Persoalan yang dibahas
2.3.1   Biografi politik yaitu penulisan tokoh-tokoh di negeri ini dari sudut politik. Dalam biografi semacam ini bahan-bahan dikumpulkan biasanya melalui riset. Namun, biografi semacam ini kadang kala tidak lepas dari kepentingan penulis ataupun sosok yang ditulisnya.
2.3.2   Intelektual biografi yang juga disusun melalui riset dan segenap temuan dituangkanpenulisnya dalam gaya penulisan ilmiah.
2.3.3   Biografi jurnalistik ataupun biografi sastra yaitu materi penulisan biasanya diperoleh dari hasil wawancara terhadap tokoh yang akan ditulis maupun yang menjadi rujukan sebagai pendukung penulisan. Ini lebih ringan karena Cuma keterampilan dan wawancara.

2.4    Perihal penerbitan
2.4.1   Buku Sendiri.
          Penerbitan buku kategori ini dilakukan atas inisiatif penerbit dengan seluruh biaya penulisan, percetakan, danpemasaran ditanggung oleh produsen. Biografi jenis ini biasanya memuat kisah hidup tokoh-tokoh yang diperkirakan akan menarik perhatian publik atau pembaca.
2.4.2   Digagas oleh penerbit
2.4.3   Buku Subdisi.
          Ongkos pembuatan buku jenis ini sebagian dibiayai oleh sponsor. Biasanya pola ini dilakukan pada buku-buku yang diperkirakan dari segi komersial tidak akan laku atau kalaupun bisa dijual harganya sangat tinggi sehingga tidak terjang


3.    STRUKTUR BIOGRAFI

Seperti yang telah disinggung pada bagian ciri - ciri biografi diatas bahwa teks biografi memiliki struktur yang jelas. Struktur teks biografi itu sendir adalah sebagai berikut :
3.1    Orientasi
            Pada bagian awal (orientasi), pada umumnya menjelaskan pengenalan tokoh dalam biografi. Pada bagian ini, penulis mulai mengenalkan siapa tokoh yang di tulisnya. Selain itu, penulis juga menunjukkan pencapaian prestasi yang telah di capai oleh tokoh tersebut. Hal tersebut dikarenakan penulis ingin menunjukkan bahwa tokoh yang ditulisnya itu memang menarik untuk di baca.
3.2    Masalah atau Peristiwa Penting
            Setalah penulis mengenalkan sang tokoh, kemudian dilanjutkan penjelasan tentang masalah - masalah atau peristiwa - peristiwa penting yang pernah di alami sanga tokoh dalam biografi tersebut. Saat ini gaya pembasan masalah yang digunakan dalam menjelaskan masalah atau peristiwa tersebut adalah secara kronologis. dan juga Hal-hal yang mengesankan, menarik, mengagumkan, dan mengharukan pernah dialami sang tokoh dalam biografi tersebut, diuraikan pada bagian yang kedua ini.
8.3 Reorientasi
            Bagian ketiga ini adalah bagian penutup, Namun bagian ini bersifat opsional (boleh ada, boleh tidak). Di bagian ini penulis memberikan penjelasan tentang pendapat atau pandangan pribadi terhadap tokoh dalam biografi. Pandangan tersebut dapat berupa pandangan negatif dan juga positif, itu tergantung penulisnya.


4.    ISI BIOGRAFI
Isi biografi umunya berupa riwayat hidup seorang tokoh, yang di dalamnya bisa memuat sejarah hidupnya, riwayat pendidikannya, jenis dan jenjang karoer, prestasi yang dicapai, jabatan yang dipegang, dan lain-lain. Di samping itu yang diceritakan bisa memuat pokok-pokok gagasannya atau kegiatan penting yang pernah dilakukan,  sikap dan tindakannya, karakter khas dan kepribadiannya, dan keteladanan.


5.    KARAKTER BAHASA BIOGRAFI
Gaya penceritaan biografi dapat berupa pemaparan biasa tentang seluruh kehidupan secara utuh (dari lahir hingga wafat) atau kadang juga ditulis dengan gaya sastra yang menarik. Biografi sengaja dibuat untuk memberikan kesan mendalam tentang kepribadian tokoh yang menjadi objek dalam biografi.


Dengan adanya biografi, kita dapat mengetahui banyak hal tentang seseorang meliputi karya, kejadian, misteri hidup, dan lain sebagainya dengan penjelasan berupa prilaku atau tindakan dalam kehidupan seseorang yang ditulis kedalam teks biografi tersebut. Memang biografi sifatnya umum, siapa pun dia dapat di muat dalam teks biografi. Namun pada umumnya seseorang yang di tulis dalam biografi adalah seorang tokoh. Contohnya adalah biografi mario teguhbiografi iwan falsbiografi chairil anwarbiografi soekarnobiografi albert einsteinbiografi ra kartini, dan lain sebagainya. Dan umumnya saat ini biografi ditulis secara kronologis.

Dalam penulisan teks biografi, biasanya penulis memerlukan bahan atau sumber pendukung yang berkaitan dengan seseorang yang hendak ditulisnya kedalam sebuah teks biografi. bahan atau sumber pendukung  tersebut dapat berupa surat - surat, buku harian, benda, karya, foto, dan lain sebagainya. Dan tidak lupa lagi, sumber yang penting bagi penulis biografi adalah refrensi buku - buku yang sebelumnya membahas dan menceritakan tokoh yang berkaitan (jika ada).

6.                            Jenis - Jenis Teks Biografi
Sering kita jumpai berbagai macam karangan teks biografi yang ditulis di buku, artikel, majalah, blog, dan lain sebagainya. Namun terkadang kita merasa bingung setelah melihat berbagai macam biografi yang berbeda-beda. Pada umumnya, jenis dari biografi itu sendiri ada dua, yaitu biografi singkat dan biografi panjang.
6.1    Teks Biografi Singkat
Pengertian biografi singkat adalah sebuah teks karangan biografi yang hanya memuat konten tentang fakta - fakta, Peran penting, Serta karya - karya yang telah di hasilkannya seperti penemuan sebuah teori, penemuan alat, dan lain sebagainya. Bigorafi singkat ini sering kita jumpai dalam artikel, majalah, atau blog.
6.2 Teks Biografi Panjang
Pengertian biografi panjang adalah sebuah teks karangan biografi yang memuat berbagai macam informasi baik itu fakta, peran, karya, keluarga, pendidikan, tempat tinggal, hal yang di sukai dan lain sebagainya secara lengkap yang kemudian dikisahkan dengan lebih mendetail dan di ceritakan dengan menggunakan gaya bahasa yang menarik.

7.                            Ciri - Ciri Teks Biografi

Dalam membedakan teks biografi dengan teks - teks yang lain seperti teks eksplanasi, teks eksposisi, teks prosedur, teks berita,dan lain sebagainya dapat kita amati dari ciri teks biografi itu sendiri. berikut adalah beberapa ciri - ciri teks biografi :

a. Miliki srtuktur yang jelas meliputi orientasi, masalah atau peristiwa, dan reorientasi
b. Kontens yang disajikan merupakan fakta yang di sajikan dalam sebuah narasi.
c. Faktualnya peristiwa hidup seseorang yang dinarasikan dalam tokoh biografi.
d. Menggunakan komponen penting dalam penulisannya yang meliputi:
       Judul Biografi
       Hal yang menarik dan mengesankan dari sang tokoh dalam biografi
       Hal yang mengagumkan dan mengharukan dari sang tokoh dalam biografi
       Nilai - nilai yang dapat diteladani dan dicontoh dari kehidupan sang tokoh


8.    PERSOALAN PENULISAN BIOGRAFI
Beberapa masalah dengan autobiografi adalah :
  • Kecenderungan untuk melebih-lebihkan jika berbicara mengenai diri mereka, dan membuat opini seolah sebagai fakta.
  • Tidak dapat dipastikan. Jika satu-satunya sumber dari suatu fakta mengenai salah seorang tokoh adalah diri tokoh tersebut sendiri, maka pembaca tidak dapat memastikannya. Pembaca tidak akan dapat memastikan harapan, mimpi, pemikiran, dan aspirasi tokoh tersebut. Walaupun mungkin benar, jika pembaca tidak dapat memastikan hal tersebut, hal tersebut tidak layak dipublikasikan.
  • Orang sering memasukkan informasi ke dalam otobiografi yang belum pernah diterbitkan di tempat lain, atau merupakan hasil dari pengetahuan dari tangan pertama. Informasi semacam ini mengharuskan pembaca untuk melakukan riset primer untuk dapat memastikannya. (Sebagai contoh: Kecuali jika ukuran sepatu Anda, untuk suatu alasan yang luar biasa, telah menjadi pengetahuan publik, memasukkan ukuran sepatu Anda ke dalam artikel mengenai diri Anda adalah riset orisinal, karena untuk memastikan hal itu mengharuskan pembaca untuk datang kepada Anda dan mengukur kaki Anda sendiri.).

9.    CARA PENULISAN BIOGRAFI



9.1  Hal-hal yang perlu dilakukan dalam menulis sebuah biografi antara lain:
  • Pilih seseorang yang menarik perhatian Anda.
  • Temukan fakta-fakta utama mengenai kehidupan orang tersebut.
  • Mulailah dengan ensiklopedia dan catatan waktu.
  • Pikirkan, apa lagi yang perlu Anda ketahui mengenai orang itu, bagian mana dari hidupnya yang ingin lebih banyak Anda tuliskan.
  • Beberapa pertanyaan yang mungkin dapat dijadikan pertimbangan misalnya:
1.        Apa yang membuat orang ini istimewa atau menarik?
2.        Dampak apa yang telah ia lakukan bagi dunia atau orang lain?
3.        Kata sifat apa yang mungkin akan sering Anda gunakan untuk menggambarkan orang ini?
4.        Contoh apa yang dapat dilihat dari hidupnya yang menggambarkan sifat tersebut?
5.        Kejadian apa yang membentuk atau mengubah kehidupan orang itu?
6.        Apakah ia mampu mengatasi rintangan tersebut? Apakah ia mengatasinya dengan mengambil resiko? Atau dengan keberuntungan?
7.        Apakah dunia akan menjadi lebih baik atau lebih buruk jika orang ini tidak pernah hidup? Bagaimana bisa dan mengapa?
8.        Lakukan juga penelitian lebih lanjut dengan bahan-bahan dari perpustakaan atau internet untuk membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas serta supaya cerita Anda lebih menarik.
            Berikut ini ungkapan ekspresi waktu yang dapat digunakan. Menjelaskan hubungan waktu urutan peristiwaPertama kali, pada mulanya;o Pertama kali, pada mulanya;
·       Kemudian,lalu,berikutnya,sesudahitu,setelahini, setelah/peristiwa/kejadian ini
·       Akhirnya Untuk menunjukkan satu waktu
·       Pada (usia/umur) 12, saat berusia 12 (tahun)
·       Tahun lalu, tahun ini, tahun mendatang, tahun berikutnya, hari berikutnya setahun yang lalu Untuk menunjukkan periode waktu yang terus berlanjut. Selama masa remaja, waktu saya remaja, selama tiga tahun, untuk waktu yang lama. Sejak (awal periode yang terus berlanjut) Preposisi
·       Di … (nama tempat, arah), pada … (tanggal/bulan/tahun)
9.2  Teknik Menulis Buku Biografi
Teknik menulis buku biografi tidaklah sama dengan menulis jenis-jenis buku umum selain itu, karena ada tata cara tersendiri dalam teknik menulis buku jenis tersebut. Popularitas dari narasumber yang di’biografi’kan juga mempengaruhi penerimaan naskah ke penerbit buku.

Teknik Menulis | Dalam pengertian etimologi bahasa, kata biografi berasal dari bahasa Yunani. Biografi sendiri, tersusun dari kata; bios yang berarti hidup dan graphien yang berarti tulis. Lalu, biografi juga diklasifikasikan menjadi 2 jenis. Yang pertama, adalah biografi singkat; didalamnya menjelaskan fakta-fakta dari kehidupan seseorang serta peran pentingnya. Yang kedua, adalah biografi panjang; meliputi kumpulan informasi penting namun dituliskan menjadi lebih terperinci dan dengan gaya story telling yang baik. Singkat kata, biografi adalah sebuah kisah riwayat hidup seseorang.
Biografi merupakan sebuah buku yang menceritakan kejadian-kejadian berdasarkan berbagai tindakan dalam hidup seseorang. Mau tokoh penting atau terkenal maupun tidak terkenal, segala buku yang menceritakan tentang seseorang berdasarkan fakta-fakta yang ada disebut dengan buku biografi. Seringkali, buku ini bercerita mengenai tokoh sejarah, namun tak jarang juga mengenai orang yang masih hidup. Banyak biografi sekarang ini yang ditulis secara kronologis..
Biografi membutuhkan bahan-bahan utama serta bahan pendukung. Bahan utama dapat berupa benda-benda, misalnya buku harian, surat-surat, kliping koran, dan sebagainya. Bahan pendukung biasanya berupa biografi lain, buku referensi, sejarah yang memaparkan peranan orang dalam biografi tersebut dan sebagainya. Biografi adalah suatu kisah atau keterangan dari perjalanan kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan atau kisah nyata.
Setelah mendapatkan sumber-sumber yang dapat digunakan sebagai bahan acuan menulis buku biografi, saatnya berpikir tentang tata cara penyusunannya. Akan tetapi, sebelum berbicara tentang tata cara, ada 2 syarat yang harus dipenuhi sebelum menyusun buku biografi. Diantaranya:
Berbeda dengan autobiografi, dalam buku biografi Anda harus mengkonfirmasi terlebih dahulu siapa tokoh yang akan Anda tulis. Apakah masih hidup ataupun sudah wafat, pertimbangannya daripada
Teknik menulis buku biografi tidaklah sama dengan menulis novel, walau beberapa aspek penulisan novel masih dapat digunakan. Selain itu, gaya penulisan ala reporter dalam biografi tokoh populer cukup populer di zaman sekarang.
Setelah memenuhi 2 persyaratan diatas, berikut ini teknik menulis buku biografi agar dapat tersusun secara terstruktur.
·       Kumpulkan dua jenis bahan (bahan utama dan pendukung) sebanyak-banyaknya. Pada sesi pertama ini Anda dapat berfokus kepada kuantitas bahan terlebih dahulu. Menurut beberapa pakar penulis biografi, biasanya dibutuhkan waktu 2 sampai satu bulan penuh untuk mendapatkan segala sumber untuk penulisan biografi. Sumber data juga dapat berasal dari video, foto-foto jurnal, dan hardcopy atau softcopy Waktu dapat lebih singkat ataupun lebih lama tergantung tingkat eksitensi dan influensi tokoh tersebut.
·       Setelah Anda telah mendapatkan berbagai data untuk buku yang akan Anda tulis, saatnya tentukan legalitas data tersebut. Pada beberapa kasus, menulis buku biografi ada yang memuat fakta yang legal saja, tidak fakta yang belum legal, terlebih lagi jika sekedar opini. Terutama ketika Anda ingin menulis buku biografi tokoh politik. Embel-embel politik memang pada dasarnya cukup sensitif, sehingga legalitas sumber data yang Anda ambil pasti menjadi pertimbangan utama.
·       Lakukan wawancara terhadap tokoh yang akan Anda tuliskan kisahnya ke dalam buku biografi. Tanyakan kepada narasumber hal apa saja yang sebaiknya dibagikan kepada publik, dan apa saja yang tidak boleh. Hal ini untuk mencegah tuntutan hukum di kemudian hari jikalau sang tokoh merasa Anda telah melakukan pencemaran nama baik.
·       Mulailah menulis dengan sumber-sumber yang telah Anda dapatkan. Dari data yang secara kuantitas terhitung banyak, cobalah untuk memilahnya secara kualitas. Data yang ibaratnya sudah di-ACC oleh narasumber, sebaiknya segera dipisahkan dengan yang tidak. Hal ini juga untuk menghindari luput ataupun tercampur dengan data yang sudah baik.
·       Lakukan metode-metode penulisan buku secara umum, sembari tetap berkomunikasi dengan sang tokoh. Dengan menjalin komunikasi tersebut, ikatan hubungan Anda dengan sang tokoh akan terjalin erat. Keeratan silaturahmi ini tentunya akan memberi manfaat banyak untuk Anda di dalam menulis buku biografi ataupun diluar biografi.
·       Setelah selesai menulis, mintalah sang tokoh untuk membaca naskah Anda sebelum ke penerbit buku. Ibarat Anda adalah mahasiswa yang mengajukan skripsi kepada dosen, pasti akan ada ‘revisi’. Janganlah Anda malu atau down saat direvisi oleh sang tokoh. Justru dengan begitu, kesempatan Anda untuk membuat buku biografi berkualitas akan lebih tinggi.
·       Setelah naskah Anda selesai direvisi oleh sang tokoh, ajukan naskah Anda ke penerbit buku yang kredibel dan terpercaya. Kredibilitas penerbit buku juga sangat berpengaruh kepada buku biografi Anda. Jika memungkinkan, tanyakan pula kepada sang tokoh, penerbit buku apa yang ingin beliau jadikan sebagai media menerbitkan kisahnya.
Demikan tata cara untuk menulis menerbitkan buku biografi agar sesuai dengan sang narasumber. Buku biografi memanglah tidak semudah buku-buku jenis lainnya, namun itulah tantangannya. Tetaplah semangat dan selamat menulis buku!
10.         Pelaksanaan Penulisan Biografi:
TAHAP I :
Diadakan pertemuan dengan klien untuk membicarakan rencana penulisan. Klien akan diberi penjelasan lebih jauh tentang sistem penulisan biografi yang kami terapkan serta hal-hal lain yang perlu diketahui klien. Klien kemudian menetapkan bentuk dan jenis biografi yang diinginkan.

TAHAP II :
Keinginan klien akan kami bawa dalam pertemuan dengan sesama anggota kreatifnet untuk didiskusikan dan direncanakan. Setelah itu kami akan menghubungi klien untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut. Bila semuanya oke, akan diadakan penandatanganan kontrak penulisan.

TAHAP V:
Hasil penyusunan dalam bentuk naskah tertulis akan diserahkan kepada klien untuk dikoreksi. Lama pengoreksian oleh klien maksimal satu minggu. Setelah itu, naskah dikembalikan lagi kepada kami.

TAHAP VI:
Perbaikan serta pemrosesan akhir kami lakukan. Bila ada yang kurang jelas, klien akan kami hubungi lagi.

TAHAP VII:
Tahap penulisan dianggap selesai. Hasil akhir berupa naskah jadi dalam bentuk print-out dan CD kami serahkan kepada klien. Untuk memperbanyak dalam bentuk buku atau CD akan diadakan pembicaraan lanjutan antara kami dan klien. Saat menulis biografi, seorang penulis berupaya menyajikan perjalanan kehidupan seorang tokoh. Biasanya, ungkapan ekspresi waktu yang bervariasi dapat menjadikan tulisan lebih menarik dan tidak menonton.

11.    Contoh Teks Biografi Singkat Seorang Tokoh Pahlawan Emansipasi Wanita Indonesia "Biografi R.A. Kartini"
Raden Ajeng Kartini atau yang akrab disebuat R.A Kartini adalah salah satu pahwalan nasional yang dikenal sebagai Pahlawan  yang memperjuangkan Emansipasi Wanita Indonesia. Wanita kelahiran asal kota jepara pada 21 april 1897 merupakanputri dari R.M. Sosroningrat, putra dari Pangeran Ario Tjondronegoro IV, seorang bangsawan yang menjabat sebagai bupati jepara. 
Di usia ke 20-an, Ra Kartini menaruh perhatiannya pada masalah - masalah sosial khususnya masalah sosial yang terjadi pada wanita yang ada di jawa, seperti wanita harus dipingit, tidak bebas dalam menuntuk ilmu atau belajar, serta adanya adat yang mengekang kebebasan perempuan. Menurutnya, seorang wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum. 
Keprihatinan R.A Kartini dituangkan kedalam tulisan dan surat-surat yang dikrimkan kepada belanda dan media surat kabar. dalam surat - surat tersebut R.A kartini mengemukakan gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi. Gagasan tersebut dianggap hal baru yang akan dapat merubah pola pikir masyarakat. Tidak hanya itu, tulisan-tulisan Kartini juga berisi tentang makna  peri kemanusiaan dan juga Nasionalisme, Kebijaksanaan dan Keindahan, dan Ketuhanan.
Tulisan dan surat - surat R.A Kartini kemudian mendapat perhatian dari berbagai macam kalangan dari seluruh dunia. Terdapat beberapa pihak yang kemudian mengumpulkan surat dan tulisan kartini yang di susun kemudian menjadi beberapa buku yang diantara adalah sebagai berikut:

1. Habis Gelap Terbitlah Terang
2. Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
3. Letters from Kartini, An Indonesian Feminist 1900-1904
4. Panggil Aku Kartini Saja (Karya Pramoedya Ananta Toer)
5. Kartini Surat-surat kepada Ny RM Abendanon-Mandri dan suaminya
6. Aku Mau ... Feminisme dan Nasionalisme. Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 1899-1903.

Gagasan R.A Kartini telah mengubah pola pikir masyarakat khususnya masalah emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi. Seiring dengan perubahan pola fikir masyarakat tentang persamaan hak wanita, mulai sejak itu wanita banyak yang mendapatkan perlakuan yang baik layaknya kaum laki - laki. dan sudah sepantasnya R.A Kartini mendapatkan julukan sebagai pahlawan emansipasi wanita Indonesia. 

Sumber: dari berbagai sumber yang berkaitan